Assalamualaikum WR.WB...:)Welcome To "APN" BLOG :)...

Jumat, 08 Februari 2013

Pemeriksaan Rumple Leed Tes (tourniquet test)

Rumple leed test adalah salah satu cara yang paling mudah dan cepat untuk menentukan apakah terkena demam berdarah atau tidak. Rumple leed adalah pemeriksaan bidang hematologi dengan melakukan pembendungan pada bagian lengan atas selama 10 menit untuk uji diagnostik kerapuhan vaskuler dan fungsi trombosit. Prosedur pemeriksaan Rumple leed tes yaitu:
Pasang ikatan sfigmomanometer pada lengan atas dan pump sampai tekanan 100 mmHg (jika tekanan sistolik pesakit < 100 mmHg, pump sampai tekanan ditengah-tengah nilai sistolik dan diastolik).
Biarkan tekanan itu selama 10 menit (jika test ini dilakukan sebagai lanjutan dari test IVY, 5 menit sudah mencukupi).
Lepas ikatan dan tunggu sampai tanda-tanda statis darah hilang kembali. Statis darah telah berhenti jika warna kulit pada lengan yang telah diberi tekanan tadi kembali lagi seperti warna kulit sebelum diikat atau menyerupai warna kulit pada lengan yang satu lagi (yang tidak diikat).
Cari dan hitung jumlah petechiae yang timbul dalam lingkaran bergaris tengah 5 cm kira-kira 4 cm distal dari fossa cubiti.

Catatan:

- Jika ada > 10 petechiae dalam lingkaran bergaris tengah 5 cm kira-kira 4 cm distal dari fossa cubiti test Rumple Leede dikatakan positif. Seandainya dalam lingkaran tersebut tidak ada petechiae, tetapi terdapat petechiae pada distal yang lebih jauh daripada itu, test Rumple Leede juga dikatakan positif.
- warna merah didekat bekas ikatan tensi mungkin bekas jepitan, tidak ikut diikut sebagai petechiae
- pasien yg “tek” darahnya tdk diketahui, tensimeter dapat dipakai pada “tek” 80 mmHg
- pasien tidak boleh diulang pada lengan yang sama dalam waktu 1 minggu

- Derajat laporan :
(-) = tidak didapatkan petechiae
(+1) = timbul beberapa petechiae dipermukaan pangkal lengan
(+2) = timbul banyak petechiae dipermukaan pangkal lengan
(+3) = timbul banyak petechiae diseluruh permukaan pangkal lengan & telapak
tangan muka & belakang
(+4) = banyak sekali petechiae diseluruh permukaan lengan, telapak tangan & jari,
muka & belakang

- Ukuran normal: negative atau jumlah petechiae tidak lebih dari 10

Jumat, 25 Januari 2013

JADWAL PENDAFTARAN MAHASISWA BARU TAHUN 2013-2014


UNIVERSITAS
PENDAFTARAN
INFO LEBIH LANJUT
Universitas Surabaya
(UBAYA)
1.    Jalur tanpa tes:
6 Oktober 2012 - 19 Januari 2013
2.    Jalur reguler :
6 Oktober 2012 - 18 Januari 2013
No. HP Ubaya : 081 553 01 3333, web : www.ubaya.ac.id , Telp: (031) 2981030
Universitas Islam Indonesia
(UII)
Jogjakarta
1.    Jalur PSB :
1 januari-11 juli 2013
2.    Jalur PBT :
16 feb, 4-8 maret, 11 mei, 3-7 juni, 8-12 juli
3.    Jalut CBT :
19 nov-24 agst 2013
UIN Syarif Hidayatullah
Jakarta
1.    Jalur SPMB-PTAIN : 13-21 feb 2013
2.    Jalur ujian tulis :
6-15 mei 2013
3.    Jalur mandiri :
7 mei-28 juni 2013
Universitas Petra
Surabaya

Universitas Duta Wacana

Universitas Krida Wacana

Universitas Muhammadiyah
Malang
1.    Jalur undangan :
17 des 2012-13 april 2013
2.    Jalur Reguler :
13 mar-24 agst 2013 (di bagi 3 gelombang)
Universitas Islam
Malang
1.    Jalur prestasi :
9 jan-20 april 2013
2.    Jalur reguler non FK :
25 feb-14 sep 2013
3.    Jalur reguler FK :
25 feb-24agst 2013
4.    Jalur beasiswa :
1-24 juli 2013
Universitas Maranatha
1.    Jalur PMDK :
s/d 13 okt 2013
Universitas Sanata Darma
1.    Jalur prestasi :
14 jan-15 feb 2013, 18feb-15 mar 2013, 18 mar-26 april 2013
2.    Jalur UNAS:
15 mei-22 juli 2013
3.    Jalur tes : 3 sep 2012-20 april 2013
4.    Jalur reguler : 1 mei-25 juli 2013
Telp (0274) 513301, 515352
Universitas Trisakti
Jakarta
22 0kt 2012-24 agustus 2013
Universitas Yarsi
19 nov-13 sep 2013
Universitas Achmad Yani
1.    Jalur PMDK :
3 de 2012-18 jan 2013
2.    Jalur prestasi :
3 des 2012- 31 juli 2013
3.    Jalur USM :
3 des 2012- 8 mar 2013
Universitas Veteran
Jakarta
1.    Jalur non FK :
10 des 2012-31 jan 2013, 4 feb-4 april 2013, 8 april-30 mei 2013
2.    Jalur non FK :
10 des 2012-7 feb 2013, 11 feb-11 april 2013, 15 april-5 juni 2013, 10 juni-18 juli 2013
Institiut Ilmu Kesehatan (IIK)
Kediri
1.    Jalur umum :
1 april-13 juni 2013, 17 juni-11 juli 2013, 15 juli-8 agustus 2013
2.    Jalur prestasi :
3 januari-29 maret 2013
0354-773299, 773535
Universitas HangTuah
Surabaya
1.    Gelombang 1 :
7 jan-13 mar 2013
2.    Gelombang 2 :
14 mar-29 mei 2013
3.    Gelombang 3 :
30 mei-10 juli 2013

Kamis, 24 Januari 2013

Hitung Leukosit


Leukosit adalah seldarah putih yang diproduksi oleh jaringan hemopoetik yang berfungsi untuk membantu tubuh melawan berbagai penyakit infeksi sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh. Peningkatan jumlah leukosit (disebut Leukositosis) menunjukkan adanya proses infeksi atau radang akut, misalnya pneumonia (radang paru-paru), meningitis (radang selaput otak), apendiksitis (radang usus buntu), tuberculosis, tonsilitis, dan Iain-Iain. Selain itu juga dapat disebabkan oleh obat-obatan misalnya aspirin, prokainamid, alopurinol, antibiotika terutama ampicilin, eritromycin, kanamycin, streptomycin, dan Iain-Iain. Penurunan jumlah Leukosit (disebut Leukopeni) dapat terjadi pada infeksi tertentu terutama virus, malaria, alkoholik, dan Iain-Iain. Selain itu juga dapat disebabkan obat-obatan, terutama asetaminofen (parasetamol), kemoterapi kanker, anti diabetika oral, antibiotika (penicillin, cephalosporin, kloramfenikol), sulfonamide (obat anti infeksi terutama yang disebabkan oleh bakteri).
a.       Tujuan : untuk menghitung jumlah sel-sel leukosit dalam 1 mm3 darah
b.      Alat dan Bahan :
1.      Sampel darah + EDTA
2.      Turk
3.      Aspirator
4.      Pipet thma leukosit
5.      Tissue
6.      Botol penampung
c.       Cara Kerja :
1.      Siapkan alat dan bahan yang di perlukan
2.      Menuangkan turk ke dalam botol penampung
3.      Memasang aspirator pada pipet thoma leukosit
4.      Menghomogenkan darah EDTA
5.      Memipet darah EDTA menggunakan pipet thoma leukosit sampai skala 0,5
6.      Membersihkan bagian luar pipet dengan tissue dan miniskus
7.      Memipet larutan turk (menggunakan pipet thoma leukosit yang berisi darah EDTA tadi) hingga skala 11
8.      Mengocok campuran darah EDTA dan turk yang ada dalam pipet thoma leukosit
9.      Usahakan dalam pipet tidak ada gelembung udara
10.  Kocok sampai darah EDTA dan Turk bercampur rata
11.  Hitung dalam kamar hitung Leukosit perbesaran 40x
d.      Nilai normal :  
Bayi baru lahir
9000 -30.000 /mm3
Bayi/anak
9000 - 12.000/mm3
Dewasa
4000-10.000/mm3

Pewarnaan Giemza


a.      Tujuan : Untuk memberi warna pada hapusan darah sehingga dapat dilihat
bentuk sel-sel darah (Erytrosit, Leukosit, Trombosit) di bawah mikroskop.

b.      Alat dan Bahan:
1.      Hapusan darah yang siap untuk pengecatan
2.      Pipet Pasteur
3.      Buffer phospat PH 6,8/ Buffer phospat
4.      Giemsa induk
5.      Methanol / Alkohol 96%
c.       Cara Kerja :
1.      Siapkan AlatdanBahan yang diperlukan
2.      Membuat terlebih dahulu cat giemsa yang akan di perlukan dengan ketentuan :
Cat giemsa induk 3 tetes buffer phospat/ buffer phospat PH 6,8% terdapat hapusan darah, di perlukan 15 ml buffer phospat dan tetesi giemsa induk
3.      Memfiksasi hapusan darah dengan alcohol 96% dengan cara menetesi hingga menggenang dan di tunggu ± 2 – 3 menit
4.      Membuang alcohol 96% dan meneteskan cat giemsa dengan waktu ±20 – 30 menit (tetesan di berikan hingga cat giemsa menggenangi hapusan darah) kemudian membuang secara dialiri air
5.    Mengeringkan di udara dengan tissue.